Highlight

ADE RAI : Meningkatkan Kecerdasan Akan Kebugaran Masyarakat

Perjalanan hidup manusia sering kali memberi kejutan yang tidak terduga. Rencana bisa kita buat. Tapi tidak jarang pula rencana itu melenceng ke arah lain. Perubahan semacam ini seperti sebuah jalan yang semula tampak samar-samar. Namun kini menjadi demikian jelas dan terang ben

ADE RAI : Meningkatkan Kecerdasan Akan Kebugaran Masyarakat

derang. Bahkan, masa lalu seakan memang mendukung kita untuk menuju jalan tersebut.

 

Siang itu Majalah Bisnis EXCELLENT berkesempatan menemui salah satu atlet profesional yang kini banyak dikenal oleh publik sebagai salah seorang yang kerap menjadi salah seorang pembicara di seminar-seminar. Berlatar belakang sebagai seorang atlet di berbagai bidang olah raga, Ade Rai menjatuhkan pilihannya di bidang olah raga binaraga sebagai spesialisasinya. Latihan keras dan disiplin selama bertahun-tahun telah memberikan sederet prestasi dan juga konsep yang matang dan jelas dalam pemikirannya tentang kesehatan dan dampaknya dalam kehidupan masyarakat.

Terhitung sejak tahun 1994 hingga tahun 2007, pria yang kini menetap di Bandung ini menorehkan sederet prestasi gemilang di bidang olah raga binaraga. Torehan tersebut tidak hanya di tingkat nasional saja, namun hingga tingkat international. Sebut saja, Kejuaraan Nasional Indonesia IFBB, 1st Heavyweight & Overall, Best Bodybuilder  di tahun 1994, 1996, 1997, 1999, 2000, 2002, 2007. Tahun 1996, Ade Rai berhasil menambah koleksi gelarnya di kontes Musclemania World yang sekaligus juga merebut gelar 1stLight Heavyweight & Overall Winner. Di tahun 1997, Ade Rai berkesempatan membela Indoneisa dalam ajang Sea Games dan merebut medali emas. Tahun 2000 menjadi tahun yang istimewa lantaran ia memenangkan kompetisi Superbody World Professional dan Musclemania World Professional.

***

Kapan pertama kali Anda mempublikasikan pemikiran-pemikiran Anda?

Sebenarnya sejak saya mulai menjadi seorang atlet, mungkin 15 tahun lalu. Pertama kali artikel tentang saya ada di majalah olah raga. Sebenarnya saya sudah mencoba untuk memberikan suatu gambaran tentang apa yang saya lakukan. Misalnya saya makan nasi merah, sayur, buah, putih telur, ayam pilih dadanya. Cuma pada saat itu dianggap sesuatu yang aneh karena banyak yang menganggap bahwa mereka tidak perlu memakan makanan seperti karena mereka bukan olah ragawan. Tapi yang masyarakat tidak sadar adalah bahwa pada saat ia masuk ke rumah sakit, yang ia makan adalah makanannya seperti yang saya makan.

Saya dengan senang hati memberikan informasi seperti ini karena menurut saya, itulah suatu hal yang sangat positif. Kalau ada istilah yang mengatakan bahwa kualitas diri kita adalah seberapa besar kebermanfaatan diri kita bagi orang lain, ya saya pikir pada saat kita melakukan sesuatu yang baik dan kita berbagi.

 

Artikel selengkapnya dapat Anda temukan di Majalah Bisnis Excellent, edisi 16, Juli 2011.

tgh

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT