Highlight

NONI PURNOMO : Merombak “Bangunan” Blue Bird

 

Bekerja di perusahaan keluarga sebesar Blue Bird Group, tidak serta merta memberi jaminan bagi seorang Noni Purnomo untuk menikmati kesuksesan bisnis keluarga. Menempati posisi Vice President divisi Business Development, ia dihadapkan pada tantanngan untuk menj

NONI PURNOMO : Merombak “Bangunan” Blue Bird

adikan Blue Bird sebuah perusahaan profesional yang modern tanpa meninggalkan tradisi nilai-nilai kekeluargaan.

Ketika masih kanak-kanak, Noni telah terlibat di operasional Blue Bird dengan membantu menyiapkan gaji para karyawan ke dalam amplop. Semasa bersekolah di SMA Tarakanita I, Noni juga masih bekerja paruh waktu di Blue Bird. Ketika studi S1 di The University of Newcastle, Australia, Noni mengambil proyek yang ada di Blue Brid, yaitu maintenance department.

Saat itu, Noni melihat Blue Bird tak ubahnya seperti sebuah karet gelang yang ditaruh di minyak tanah dan mengembang. “Pertanyaannya yang muncul adalah apa sih yang kurang dari Blue Bird?” ujar putri pertama dari pasangan Purnomo Prawiro dan Endang Basuki ini. Noni mengetahui bahwa pada 1994, Blue Bird tidak memiliki strategic marketing, system financial accounting.

Noni pun bekerja di Jakarta Convention Bureau (JCB) dari tahun 1994 hingga 1996. Bersamaan dengan itu, Noni juga bekerja di Blue Bird sebagai Supervisor – Operations. “Jadipekerjaan saya di JCBhanya soal marketing. Di situ saya belajar banyakdunia marketingdari pagi sampai sore. Kemudian pada sore hari, mulai darijam 6 sore, saya kerja di Blue Bird, sampai tengah malam. Kedua pekerjaan itu saya jalani setiap hari selama1,5 tahun,” ujarnya mengenang masa lalu.

Tahun 1996, Noni meneruskan studi S2 di The University of San Fransisco, AS dengan fokus ke bidang finance danmarketing. Ia memilih kedua bidang tersebut karena ia tahu betul bahwa Blue Bird tidak memilikistrategic marketing, system financial accounting.

Pasca studi di Amerika, Noni dipanggil oleh sang nenek untuk kembali ke Indonesia dan membantu Blue Bird. Sejak saat itulah Noni bekerja penuh di Blue Bird. Lantaran sudah ada bagianaccounting di Blue Bird, Noni fokus ke bidang marketing. Maka dibentuklah sebuah divisi baru yang dipegang langsung oleh Noni, yaitu Business Development.

Awalnya divisi baru ini membawahi bagianMarketing & PR. Bagian ini sekaligus juga menjadi awal Blue Bird untuk membuka diri terhadap media dan pihak-pihak eksternal lainnya, selain tentu saja pihak internal yang nota bene adalah seluruh karyawan Blue Bird. Seiring perkembangan Blue Bird, terbentuklah bagian baru yang berada di naungan divisi Business Development, yaitu Business Engineering & Teknologi Informasi (TI). Bagian baru ini muncul dari pemikiran Noni bahwa perlu adabusiness reingeneering dalam tubuh Blue Bird. Bagian ini tugasnya adalah melakukan perbaikan-perbaikan proses bisnis. Sedangkan bagian TI bertugas mengimplementasikan perbaikan-perbaikan tersebut dalam kecanggihan teknologi informasi.

 

Artikel selengkapnya dapat ditemukan di Excellent Business Magz edisi November 2011.

tgh

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT