Highlight

Deliver What You’ve Promised

5 Februari 2009, Karen Agustiawan resmi menggantikan pendahulunya,Ari H Soemarno, sebagai Direktur Utama PT. Pertamina. Karenanya, sosok Karen tampak fenomenal. Kiprahnya sebagai profesional di bidang perminyakan telah menjadikan ia wanita pertama yang mumpuni untuk menempati po

Deliver What You’ve Promised

sisi tersebut.

 

Wanita lulusan SMAN 3 Bandungini memutuskan untuk masuk jurusan Teknik Fisika setelah ia menyadari bahwa ia tidak memiliki kemampuan menggambar yang baik untuk menjadi arsitek. Karen lulus dari Institut Teknologi Bandung tahun 1983.

Setelah mendapatkan gelar Sarjana Teknik Fisika, Karen sempat melamar di dua perusahaan multinasional yang bergerak di bidang perminyakan, Arco dan Mobil Oil. Ia memilih Mobil Oil sebagai tempat pertama menggeluti industri perminyakan. Antara 1984-1986, Karen bekerja sebagai Analis dan Programmer dalam pemetaan sistem eksplorasi. Dua tahun berikutnya, ia menjabat posisi Seismic Processor and Quality Controller.

Kinerja dan prestasi yang sangat baik di perusahaan tersebut telah membawanya ke kantor Mobil Oil di Dallas, Amerika Serikat. Di sana, ia bertugas sebagaiSeismic Processor dan Seismic Interpreter untuk beberapa proyek di sejumlah negara. Tahun 1992, Mobil Oil menugaskan kembali Karen di Indonesia untuk menjadi Project Leader di bagian eksplorasi. Tugas ini ia jalani hingga tahun 1993.

Antara tahun 1993 hingga 1994, Karen mendampingi sang suami yang menyelesaikan studi di Amerika Serikat. Praktis ia berhenti sejenak dari pekerjaannya. Setelah itu, Karen kembali ke Mobil Oil Indonesia untuk menempati posisi yang telah ia tinggalkan sebelumnya. Perjalanan karir Karen di Mobil Oil Indonesia berakhir di tahun 1996.

Barulah di tahun 1998, Karen bergabung dengan CGG Petrosystems Indonesia. Pada saat itu, Karen mengerjakan pengembangan bisnis dan pemasaran perusahaan-perusahaan perminyakan dan gas. Salah satu klien yang ia tangani adalah PT. Pertamina.

Setahun kemudian, Karen pindah ke perusahaan konsultan Landmark Concurrent Solusi Indonesia. Perusahaan ini menugaskan Karen sebagai spesialis pengembangan pasar dan integrated information management (IIM). Pada tahun 2000, jabatan Karen naik menjadi Business Development Manager.

Tahun 2002-2006 ia bergabung dengan Halliburton Indonesia dan menempati posisi Commercial Manager for Consulting and Project Management.

Sederet pengalaman Karen menjelma menjadi bekal yang mumpuni bagi Karen untuk memimpin Pertamina Hulu, salah satu anak perusahaan PT. Pertamina yang notabene adalah tulang punggung PT. Pertamina. Saratnya pengalaman yang dimiliki Karen menjadi penilaian tersendiri bagi PT. Pertamina untuk memintanya sebagai staff ahli di bidang hulu bagi Dirut PT. Pertamina saat itu. Pada jenjang berikutnya, Karen memimpin PT. Pertamina menuju visi yang hendak dituju, yaitu “menjadi perusahaan energi kelas dunia.” 

 

Artikel selengkapnya bisa dibaca di EXCELLENT BUSINESS MAGZ Edisi April 2012

tgh

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT