Highlight

AFANDY TOTONG: Business Coach itu Menyenangkan

Brian Tracy mengatakan “95 persen  kebahagiaan seseorang didapat dari hubungan”, hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar orang tersebut, di mulai dari orang yang terdekat dengan kita yaitu dimulai dari keluarga, teman-teman atau relasi-relasi, lingkungan. Jadi sangat

AFANDY TOTONG: Business Coach itu Menyenangkan

penting untuk membuat hubungan yang baik kepada semua orang, agar mendapatkan kebahagiaan yang besar.

Hubungan tersebut yang kini membuat Afandy Totong bisa menjalani profesinya sebagai Business Coach dengan baik. "Sebagai seorang Business Coach saya harus dapat menjadi pendamping yang baik bagi klien-klien saya. Tugas utama saya adalah mendengarkan, memantau seluruh kegiatan, menganalisa, dan memberi solusi. Semua itu karena hubungan yang baik antara saya dengan klien-klien saya di Focal Point," ujarnya.

Bagi Coach Afandy, menjadi seorang Business Coach sangat menyenangkan,  karena dia merasa dapat melakukan sesuatu yang berguna bagi kemajuan bisnis klien-kliennya. Seperti diketahui, menjadi seorang pebisnis tidaklah mudah. Banyak tantangan yang dihadapi, sehingga pebisnis membutuhkan pendamping dalam menjalankan bisnis. "Itu sangat menyenangkan, karena saya bisa akrab, kenal dan mendampingi klien-klien, untuk meraih goal-goal mereka," tegasnya.


            Saat ini klien-klien yang berkonsultasi dengan Coach Afandy datang dari berbagai bidang industri. Hampir semua bidang industri yang ada kini menjadi kliennya. Mulai dari industri jasa, manufaktur, farmasi (apotik) dan masih banyak lagi bidang industri lain yang ditangani. Meski bidang industri yang ditangani beraneka ragam, namun bagi Coach Afandy semua bisa ditangani. Sebab menurutnya, hampir semua bisnis memiliki tantangan yang sama.

Dia mengutip pernyataan Richard Branson, pemilik Virgin Air ”Sekali Anda memulai dan membangun bisnis yang sukses, Anda dapat melakukannya berulang kali,  karena prinsipnya akan tetap sama”. "Apa yang dikatakan oleh Richard Branson benar, prinsipnya semua bisnis sama, yang membedakan adalah detailnya. Oleh sebab itu FocalPoint sangat selektif dalam memilih para Coachnya. Seorang coach harus memiliki pengalaman sukses, pengetahuan yang kaya, teliti, cermat dalam menganalisa dan care," tuturnya.

            Lalu, apa yang membuat Coach Afandy memilih profesi sebagai Business Coach? Alasannya, karena kecintaan untuk belajar dan mengajar serta mensuport orang untuk menjadi lebih baik dan lebih sukses. Hal ini yang membuat dirinya  mengambil keputusan untuk menjadi seorang Business Coach. Selain itu juga dia dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki. "Kebiasaan saya untuk memberikan advice kepada orang lain, dimulai saat saya masih duduk di SMA, saya banyak memberikan solusi kepada teman-teman saya yang sebaya maupun yang jauh lebih senior dari saya," kenangnya.

Ketika di tanya apa pernah terbesit dipikirannya untuk menjadi motivator atau public speaker? Coach Afandy menjawab dengan yakin ‘tidak”. Hanya saja karena sampai saat ini dia adalah orang yang agak introvert. Jadi motivasi untuk menjadi public speaker belum ada.

Orang yang paling berperan sehingga Coach Afandy menjadi seorang Business Coach adalah Ibu Ellies Sutrisna, owner FocalPoint yang "mengajak" ke dunia Busniss Coach. Ibu Ellies lah yang pertama mengajak Coach Afandy untuk menghadiri seminar-seminar yang dibawakannya, jauh sebelum Ibu Ellies membawa FocalPoint ke Indonesia.

 

Artikel selengkapnya bisa Anda baca di EXCELLENT BUSINESS MAGZ edisi Juni 2012

ls

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT