Highlight

Orang IT yang Mengelola Bisnis di Bidang Lingkungan

Bisnis dalam bidang lingkungan adalah salah satu bisnis yang baru dikenal di masyarakat kita belakangan ini. Perusahaan yang bergerak  di bidang ini pun tergolong sedikit, karena bisnis ini membutuhkan modal yang tidak sedikit, termasuk lahan yang besar, sementara resikonya cukup tinggi,

Orang IT yang Mengelola Bisnis di Bidang Lingkungan

sehingga tidak sembarang orang berani menceburkan diri dalam bisnis ini. Hanya pelaku usaha yang bermental baja dan memiliki idealisme saja yang berani mengambil tantangan dalam bisnis yang satu ini.

Padahal, kerusakan lingkungan semakin parah. Global warming yang beberapa tahun lalu hanya menjadi issue dunia tampaknya semakin menunjukkan ancaman yang nyata. Membesarnya lubang ozon, kerusakan hutan dan karang laut serta melimpahnya limbah berbahaya baik di udara maupun di darat dan lautan, sepatutnya menjadi keprihatinan kita semua.

Keprihatinan seperti itulah yang nampaknya melatarbelakangi Sutiono Gunadi meninggalkan kenyamanannya bergelut di dunia IT,  beralih bergabung pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan hidup.

“Perusahaan kami adalah perusahaan yang melakukan pengelolaan limbah dan mengoperasikan fasilitas-fasilitas untuk  memperlakukan bahan berbahaya dan beracun (B3) secara benar. Kami mendatangkan dan memasang peralatan berteknologi termaju (state of the art)  seperti shredder, crusher,hydraulic press drum, fasilitas produksi alternative material dan bahan bakar (fuel), produksi batako, serta system recovery limbah elektronik. Semuanya secara efektif mampu menangani pertumbuhan  permintaan  akan pengolahan B3,” ungkap Gunadi mengenai ruang lingkup yang bisa dilakukan perusahaannya.

Meskipun sudah meninggalkan bisnis IT, Gunadi masih tetap eksis sebagai pemerhati IT. Maklum, sudah 20 tahun ia menggeluti bisnis ini, sehingga tidak mungkin ia melepas seluruh perhatiannya dari dunia IT. Kiprahnya pun di dunia IT tidak main-main, beberapa jabatan penting di APKOMINDO  (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) seperti Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (periode 2005-2008) dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (periode 2002-2005, 2008-2011) menunjukkan peran besarnya di organisasi itu.

Selain aktif di organisasi, kelekatan nama Gunadi dengan dunia IT juga bisa dibuktikan dengan lebih dari 20 buku IT yang lahir dari tangannya, yang kesemuanya diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo (Gramedia Group), salah satu penerbit yang paling kompeten dan serius menerbitkan buku-buku IT di tanah air. Mungkin karena kepakarannya dalam bidang IT itulah, meskipun sudah sejak 2009 ia meninggalkan bisnis IT dan beralih mengelola bisnis lingkungan hidup, ia masih dipercaya menjadi Anggota Dewan Pertimbangan APKOMINDO Pusat, sejak tahun 2012 hingga sekarang.

 

 

Pribadi Penuh Prestasi yang Hobby Traveling

 

Sutiono Gunadi lahir di Semarang, 19 April 1958, dari sebuah keluarga sederhana. Masa-masa sekolahnya, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA ia habiskan di Sekolah Karangturi, salah satu sekolah elit di ibukota propinsi Jawa Tengah itu. Selepas SMA, ia mengambil S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Elektro, Universitas Kristen Satya Wacana – Salatiga.

Sejak di kampus, ia sudah menunjukkan prestasinya yang gemilang sehingga ia berhasil mendapatkan 2 beasiswa sekaligus, yaitu dari Schlumberger Overseas (bea siswa prestasi) dan dari Kalbe Farma. Bea siswa Kalbe Farma ia raih berkat prestasinya dalam lomba karya tulis kebudayaan. Ia juga tercatat sebagai  Mahasiswa Teladan tahuan 1981-1982 di kampusnya. Karena kecemerlangan prestasinya itulah, ia sudah diangkat sebagai Asisten Dosen di Fakultas Teknik Elektro di kampusnya meskipun ia sendiri masih berstatus sebagai mahasiswa di kampus itu.

“Saya pertama kali bekerja sebagai Asisten Dosen di Fakultas Teknik, Jurusan Elektro, Universitas Kristen Satya Wacana, setelah satu tahun kuliah,” cerita Gunadi. Ia juga sempat diangkat sebagai Dosen Program Matrikulasi di universitas yang sama.

Selain mengajar di almamaternya sendiri, ia juga sempat menjadi dosen IT dan komputer di beberapa universitas lainnya, baik di Semarang maupun di Jakarta. Tidak cukup dengan IT, Gunadi juga menyempatkan diri menimba ilmu-ilmu lainnya, terutama yang berhubungan dengan dunia bisnis. Karena itu, sambil bekerja, ia juga sempat mengikuti kursus manajemen dan akuntansi di Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Manajemen (LPPM ) Jakarta, mengikuti seminar-seminar Marketing di Mark Plus & Co serta meraih Diploma of Strategic Marketing di Warren Keegan School of Business.

            Sejak muda, Gunadi terbilang aktif berkegiatan di berbagai organisasi. Di sekolah menengah ia aktif di OSIS, berlanjut ke universitas ia aktif di Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik  Indonesia (PMKRI) Cabang Salatiga. Setelah bekerja dan aktif di dunia IT, ia juga aktif berkecimpung di organisasi yang melibatkan orang-orang IT. Selain aktif di APKOMINDO sejak tahun 2002, ia juga menjadi salah satu pendiri di Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), dan aktif di Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) dan Asosiasi IT Indonesia (AITI).  Selain itu, ia juga aktif di Ikatan Alumni Siswa Karangturi (Ikari) Cabang Jakarta serta Ikatan Alumni Satya Wacana (Ikasatya) Cabang Jabodetabek.

Selain itu, Gunadi juga aktif di berbagai kegiatan yang dimotori oleh Pemerintah, seperti menjadi Anggota Panitia Tetap Penyusunan SNI Kementerian Perindustrian dan menjadi  Komite Pengelolaan Limbah Elektronik Menko Bidang Ekuin dan Kementerian Kominfo.

            Gunadi memiliki hobby travelling, kuliner, menulis artikel, membaca buku, menonton film dan mendengarkan music. Ia mengaku selalu siap jika sewaktu-waktu diminta pergi ke mana pun, baik untuk kepentingan perusahaan, organisasi atau liburan pribadi. Tidak heran jika lelaki berpenampilan kalem ini sudah menjelajah empat benua, yaitu Asia, Australia, Eropa dan Amerika. Di Indonesia sendiri sudah lebih dari 70% propinsi yang ia datangi, baik untuk liburan, bisnis maupun seminar dan lainnya.

“Di mobil saya selalu siap sebuah ransel yang sudah berisi pakaian dan perlengkapan pribadi, sehingga kapan saja bisa berangkat kemana saja bila diperlukan,” ungkapnya bersemangat.

Artikel selengkapnya bisa Anda baca di EXCELLENT BUSINESS MAGZ edisi Juli-Agustus 2012.

ls

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT