Highlight

Haryanto Kandani : QUALITY TIME & FAMILY TIME

Pecinta hiburan di tanah air tentu tidak asing dengan acara The X Factor atau The Indonesian Idol. Ajang kompetisi pencarian bakat ini belakangan memang memiliki rating tertinggi dalam industri dunia hiburan. Dunia hiburan memang identik dengan dunia hura-

Haryanto Kandani : QUALITY TIME & FAMILY TIME

hura dan kesenangan semata, apakah memang demikian?. Sosok Public Speaker kita kali ini adalah Haryanto Kandani. Seorang motivator yang concern pada pengembangan pencapaian diri (achievement). Melalui tangan dinginnya, ia men-training para finalis ajang adu bakat tersebut. Tujuannya adalah agar popularitas yang dimiliki oleh para pelaku dunia hiburan tersebut diimbangi dengan karakter yang baik dan siap menghadapi tantangan karir yang ada. Bagaimana kisah Haryanto Kandani? Berikut cuplikannya.

Bisa Bapak ceritakan perjalanan hidup Bapak secara personal?

Saya lahir di Kota Makassar, saya bisa dikatakan hidup dalam keluarga yang broken home. Ayah saya berpisah dengan ibu saya dan beliau meninggalkan kami sejak kami masih kecil. Saya tinggal dengan ibu yang single parent, saya bersama satu kakak perempuan saya bsa dikatakan menjalani kehidupan yang sangat keras dan ibu kami hidup dari belas kasih banyak orang. Itulah perjalanan yang menjadikan saya tumbuh menjadi anak yang selalu menyalahkan keadaan, terutama ketika saya menginjak masa remaja. Akhirnya saya mulai terlibat pada pergulan yang bisa dikatakan cukup buruk, saya juga pernah kecanduan narkoba semasa SMP dan tumbuh menjadi pribadi yang minder dan perjalanan kehidupan itu cukup membekas dalam ingatan saya. Sampai sekItar 15 tahun yang lalu saya mengalami turning point dimana saya mengalami perubahan kehidupan yang sangat drastis. Pada saat itu saya mengikuti sebuah acara seminar lalu dari seminar itu saya mengalami terobosan secara mental dan secara spiritual dan akhirnya saya mengalami perubahan yang sangat drastis. Jadi, dulu saya yang perokok dan punya banyak kebiasaan buruk mengalami perubahan yang cukup instan tapi tentu proses kehidupan itu masih terus berlanjut. Merubah mentalitas dan karakter, namun untuk kebiasaan buruk itu cukup instan perubahannya. Saya tidak seperti kawan-kawan saya yang melalui proses rehabilitasi. Kehidupan yang keras itu saya jalani ketika masih di Makassar. Lalu pada usia saya 18 saya pindah ke Jakarta. Awalnya Ibu saya melarang, karena khawatir akan semakin memperparah kehidupan saya yang kurang baik, tapi justru saya menemukan turning point tersebut di Jakarta.

Setelah lulus kuliah awalnya saya bekerja sebagai tenaga marketing di bidang property sampai sekarang minat saya juga di bidang property, jadi kalau bicara saham dan sebagainya itu bukan bagian saya. Dari menjadi tenaga sales and marketing ini, saya mengalami kemajuan dalam penghasilan, saya juga memiliki prestasi di bidang penjualan dan lain sebagainya. Tapi dalam proses itu saya merasa ada satu ketidakpuasan, saya ingin menjadi wirausaha. Jadi, sambil bekerja saya juga menjalankan bisnis. Awalnya bisnis retail didampingi dengan pasangan saya. Kemudian bisnis ini menjadi besar, dan kami ubah menjadi grosir. Jadi kami impor barang dari luar untuk dijual kembali, saya juga terlibat di bisnis otomotif. Nah, pada saat saya bekerja itu saya sering diundang untuk menjadi pembicara, dari mulai skala kecil untuk menginspirasi beberapa tim, organisasi dan lain sebagainya dan ini menjadi langkah awal saya memasuki dunia pengembangan diri dan itu dimulai dari tahun 2003 dan betul-betul saya tekuni menjadi skala nasional itu mulai pada tahun 2007. Setelah cukup saya tekuni dan saya melihat respon yang kita dapatkan, dampak yang dirasakan, akhirnya saya betul-betul fokus di dunia pengembangan diri dengan membuka lembaga NEXT LEVEL Training & Motivation. Yang melatarbelakanginya adalah adanya sebuah gairah,semangat dan kepuasan tersendiri ketika kita men-training orang lain kemudian kehidupan mereka berubah, mereka bisa mencapai impian mereka, karir mereka, kesuksesan mereka, dan sekian banyak testimoni yang kami dapatkan. Jadi apa yang mungkin disebut sebagai cita-cita itulah dalam bidang ini seolah-olah ada kejelasan bahwa inilah yang ingin saya capai, saya ingin hidup saya berarti buat orang lain. Bisnis kami pun sampai saat ini masih berjalan, dan istri saya yang mengelola ini.

Apa visi dari NEXT LEVEL Training & Motivation ini?

Jadi misi kami atau tagline kami adalah improving people to higher level, jadi bagaimana mereka untuk terus naik ke level berikutnya, baik itu dalam karir, pencapaian, usaha, mentalitas, produktifitas untuk terus meningkat levelnya. Hampir semua kota sudah pernah saya kunjungi baik itu untuk seminar maupun training yang diadakan oleh NEXT LEVEL Training & Motivation adakan.

Hal apakah yang paling penting dari kinerja seseorang menurut Bapak?

Selama saya terjun di dunia pengembangan diri ini, satu hal yang paling mendasar adalah faktor mentalitas. Jadi menurut saya, mentalitas itu jauh lebih penting dari fasiltas. Orang yang memiliki mentalitas yang baik, dia bisa menciptakan fasilitasnya sendiri. Seringkali kita lihat, orang yang akan masuk kerja atau apapun selalu yang ditanyakan adalah apa fasilitasnya? Padahal seperti apa yang kita lihat, kita punya banyak fasilitas tapi fasilitas itu akan sia-sia ketika tidak dikelola dengan mentalitas yang baik. mungkin fasilitas uang yang kita punya sekalipun itu kalau tidak dikelola dengan mentlitas yang baik akan segera habis begitu saja. Fasilitas gedung yang bagus akan tampak tidak terawat karena mentalitas yang menempatinya yang kurang baik

Apa saja yang diajarkan di NEXT LEVEL Training & Motivation?

Saya fokus di sisi achievement. PENCAPAIAN (ACHIEVEMENT) antara lain dalamproductivity, Pencapaian peningkatan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan mengubah etos kerja dan karakter. Pencapaian pada Sales & Marketing, Pencapaian target penjualan yang telah ditetapkan perusahaan dengan menggunakan berbagai macam strategi yang jitu. Pencapaian pada leadership, Pencapaian kualitas dan keefektifan kepemimpinan baik secara pribadi maupun dalam hal pengembangan kerjasama tim. Pencapaian pada personal, pencapaian pribadi seseorang dalam hal perubahan diri, terobosan mental, meraih prestasi, dan juga mewujudkan impian. Dan terakhir adalah pencapaian pada business creativity, yaitu pencapaian sasaran bisnis dan ekspansi usaha dengan ide-ide kreatif dalam melakukan inovasi. Ada satu lagi life changing breaktrough sampai kami masuk ke personal coach. Dan setelah mereka dibenahi dari sisi internal akhrnya sisi eksternalnya atau hasilnya juga akan berubah, mereka mengalami perubahan yang sangat signfikan di dalam hidupnya. Bahwa dunia di luar kita akan tergantung dengan dunia yang ada di dalam kita. Jadi melalui mentalitas yang baik, maka kita akan mendapatkan kesemua achievement tadi.

Saya juga menjadi trainer untuk para peserta Miss Indonesia, The X Factor dan The Indonesian Idol. Awalnya saya diundang oleh seseorang dari MNC dan beliau mengatakan bahwa beliau menginginkan agar para artis itu tidak hanya unggul dalam dunianya tapi juga unggul dalam kepribadiannya. Dimulai pada ajang Miss Indonesia tahun 2011, jadi sudah 3 tahun kami tangani. Dari seluruh Miss dari setiap wilayah ada sekitar 30 Miss untuk kemudian dipilih satu untuk menjadi Miss Indonesia dan dari Miss Indonesia ini akan dipersiapkan ke ajang Miss World, dan saya fokus pada character building. Ini juga yang saya lakukan pada 12 finalis The Indonesia Idol dan merembet juga ke The X Factor dan juga ke beberapa artis lain. Dan yang menarik yang saya temukan adalah ternyata dengan skill yang baik dan dengan pengembangan karakter yang baik secara berkala karena mereka dikarantina, bagaimana mereka berubah menjadi seseorang yang baru yang mungkin awalnya hanya orang yang biasa-biasa saja menjadi maju ke puncak karir. Dan mengapa pengembangan karakter ini penting karena ternyata belum tentu semua orang akan siap mentalnya ketika dia sudah terjun ke dunia publik. Akhirnya bagi mereka yang tak tertata karakternya akan terlibat skandal, kasus dan hal-hal yang tidak enak yang menghancurkan karir mereka sendiri. Sehingga melalui character building ini kami membangun paling tidak pondasi untuk mereka mencapai kesuksesannya. Jadi bukan hanya skill tapi juga karakter yang strong dalam menghadapi popularitas dan lebih siap menghadapi tantangan yang ada di depannya. Memang seseorang ketika sebelum dan sesudah menang itu ada perbedaan. Ketika belum ditentukan pemenangnya maka pada diri mereka akan ada mental rasa iri dan ingin saling menjatuhkan, tantangannya justru ada pada hati mereka, tapi setelah menang tantangannya ada pada bagaimana mereka agar tetap bisa humble, bisa tetap seperti apa adanya dan bagaimana mereka tetap menjaga balance of life-nya.

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah EXCELLENT

ls

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT