Highlight

Strive for Excellence

Ellies Sutrisna setelah sukses dengan beberapa bukunya seperti, “12 Jurus Jitu Meroketkan Bisnis”, “Achieving Financial Independence”, “Tetap Nyaman Bekerja Dengan Bos Tempramental”, serta “5 Jurus Jitu Melejitkan

Strive for Excellence

Karir”. Kini beliau hadir kembali dengan bukunya yang terbaru “Strive For Excellence”. Buku setebal 207 halaman ini berisi tentang kisah-kisah manis dan getir kehidupan beliau dari mulai kisah Ellies kecil yang tumbuh disebuah desa, lalu dimana semasa beliau masih remaja sudah ditinggal Papanya untuk menghadap Sang Khalik, suka duka saat mengenyam pendidikan sebatang kara di negeri orang, hingga kesuksesan yang beliau raih hingga detik ini. Semua cerita tersebut dituangkan kedalam bahasa yang sangat sederhana agar dengan mudah mampu dicerna oleh berbagai kalangan tetapi dengan isi yang berbobot serta sangat memotivasi anda.

Wanita murah senyum ini mencoba memecut dan memacu pembacanya untuk “be, do, and have the best” dalam hidup para pembacanya. Seakan-akan kalimat sakti inilah yang menjadi senjata ampuh beliau dalam usahanya menyulut semangat dan motivasi para pembacanya karena hampir dari semua subjudul yang terdapat di buku ini terselip kata “cadas” ini. Sebenarnya isi dibalik semboyan ini menampar kita agar sadar bahwa tiap individu itu memiliki talenta, bakat, dan kemampuan yang diberikan tanpa biaya sedikitpun oleh Tuhan agar mampu meraih kehidupan yang terbaik, tapi dengan catatan kita harus bisa mengembangkan  pemberian yang secara cuma-cuma dari Sang Pencipta tersebut. Apabila kita bisa mengembangkan hal tersebut Tuhan akan memberikan bonus talenta, berkat, dan karunianya kepada kita.

Love what you do, melakukan setiap pekerjaan dengan semangat dan cintai apa yang anda lakukan. Kata-kata ini sepertinya juga sudah terpatri di dalam diri wanita lulusan terbaik University of Wolonggong New South Wales, Australia tahun 1989 ini. Seperti pada saat beliau berjualan kue pia kacang hijau saat masih duduk di bangku SMP, dia sangat mencintai usahanya ini dan juga sangat bersemangat walau harus bangun lebih pagi untuk mengantar kuenya dan sepulang sekolah sudah harus blepotan tepung untuk membuat kue racikannya yang siap untuk dipasarkan.

Sebatang kara di Australia untuk menuntut ilmu, menuntut  Ellies muda menjadi seorang pekerja keras. Beliau juga tidak ingin bergantung pada kirimann bulanan dari orang tuanya di Indonesia. Enam tahun di negeri orang ia geluti dengan menjadi loper koran di pagi hari, berjualan produk kosmetik door to door, waitress di restoran saat sore hari, hingga menjaga toko di fish market selama weekend untuk mendapatkan uang dalam membiayai kuliah serta kebutuhannnya selama di Australia.

Masih banyak kisah-kisah inspiratif dan pengalaman berharga dari seorang Ellies Sutrisna yang terangkum dalam 17 subjudul di buku ini, yang siap memecut motivasi kita untuk menggapai kesempuranaan di dalam kehidupan kita. Seperti yang sering beliau katakan juga, agar kita bisa menjadi yang terbaik, melakukan yang terbaik, sehingga bisa memiliki yang terbaik pula. Work hard, work smart, work fast, and strive for excellence!

 

Artikel selengkapnya bisa Anda baca di Majalah EXCELLENT edisi 40.

ls

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT