Highlight

Cynthia Lamusu : Nasi Kepel On-line

Wanita ini tercatat pernah menjadi runner-up Asia Bagus (kejuaraan menyanyi tingkat Asia yang disiarkan di tujuh negara Asia) pada tahun 1994. Memiliki dua album solo dengan judul album “Sesal” pada tahun 1990 dan “Cintaku Hanya Satu” di tahun 1998 serta memili

Cynthia Lamusu : Nasi Kepel On-line

ki bersama group vokalnya Be3 atau dulu yang lebih dikenal dengan AB Three, setelah dirinya bergabung menggantikan salah satu personilnya yang hengkang, Lusy Rachmawati.  Di Be3 dia ikut berandil dalam menetasnya dua album mereka yaitu pada tahun 2002 dengan judul “Auraku” serta pada tahun 2006 berjudul “Selamat Datang Cinta”.

Dialah Prilliany Cynthia Lamusu atau yang lebih dikenal sebagai Cynthia Lamusu. Wanita yang lahir di Jakarta pada 12 April 1978 ini memiliki segudang bakat dibidang seni tarik suara serta seni peran. Sempat meredup di akhir 90an, dia mulai bersinar kembali setelah salah satu group vokal wanita Indonesia yaitu Be3 mengajaknya bergabung pada tahun 2001, disini pula dia menemukan bakat barunya yaitu sebagai pencipta lagu. Di album Auraku ini wanita berdarah campuran Gorontalo dan Jawa ini ikut menyumbangkan dua hasil karyanya yaitu “Auraku” yang sekaligus dijadikan sebagai judul albumnya, serta satu lagu lagi yang berjudul “Dilema”, lalu pada album kedua yang berjudul Selamat Datang Cinta bersama groupnya ini Thia (panggilan kesayangan para keponakannya untuk Cynthia Lamusu) menciptakan sebuah karya dengan judul “Setelah Kau Hadir”.

Bukan hanya berbakat di dunia tarik suara, Thia ternyata juga mempunyai bakat yang besar di bidang seni peran, terbukti pada beberapa film layar lebar telah dia perankan beberapa diantaranya ialah “Liburan Seru” pada tahun 2008 dan bermain dalam film sekuel “Arisan! II” yang tayang di tahun 2012. Putri dari pasangan Bapak Rafflyn Lamusu dan Ibu Sri Wardhani ini pada 8 Juni 2008 melepas masa lajangnya dengan menerima pinangan dari salah satu aktor yang kebetulan juga bermain dalam film “Arisan! II“. Lelaki itu ialah Surya Saputra, uniknya Surya melamar Thia secara live dalam sebuah acara kompetisi menari yang diadakan oleh salah satu stasiun TV swasta, dalam acara ini Surya dan Thia sama-sama tampil di final dan pada penutupan acara tersebut Surya melamar Thia dan hubungan mereka pun terus beranjak hingga ke jenjang pernikahan.

Dari Butik Ke Nasi

Selain sibuk di dunia hiburan, Thia ternyata juga memiliki jiwa bisnis. Pada tahun 2007 dia mendirikan sebuah butik di kawasan Prapanca, Jakarta. House Of Lamusch adalah nama butiknya ini, di butik ini jangan harap kita dapat menjumpai gaun dengan model yang sama karena butik ini hanya menghasilkan satu buah untuk setiap modelnya. Di butik ini terkenal menjual berbagai gaun-gaun elegan, mulai dari night dress, cocktail dress ataupun mini dress. Selain menjual gaun, tas dan sepatu juga dapat kita temui disini. Tapi setelah usahanya berjalan sekitar empat tahun, Thia memutuskan untuk menghentikan bisnis butiknya ini dan selanjutnya dia memilih usaha kuliner.

Saat dihubungi via telepon oleh Majalah Excellent, Thia menjelaskan “Dari ketidaksengajaan semuanya muncul secara tiba-tiba. Saya juga sebenarnya agak kaget juga,maksudnya saya kok berani memutuskan untuk bisnis kuliner karena sebelumnya saya kan bisnisnya di butik, akhirnya malahke kuliner. Saya sebenarnya heran juga bisa dapat inspirasi dan punya keberanian,padahal awalnya saya tidak punya pikiran masak tapi akhirnya berani dan punya motivasi untuk bisnis di kuliner ini.”

Konsep awal usaha kulinernya ini berawal setelah Thia menikah dengan Surya yang kebetulan sama-sama memiliki hobi yang sama yaitu memasak. Dan kebetulan lagi saat itu Surya sedang menjadi brand ambasador dari salah satu produk kecap di Indonesia, selain itu Surya juga menjadi host acara kuliner di sebuah stasiun TV. Dari situlah Thia terinspirasi untuk mengasah keahlian memasaknya, sampai-sampai dia membuat sebuah akun twitter dengan nama @DapurMamaThia untuk hobi masaknya tersebut, namun saat itu Thia belum terbesit untuk menjadikan hobinya ini menjadi sebuah bisnis.

“Ada satu momentum pada saat ulang tahun pernikahan saya. Di situ ada tradisi keluarga untuk membuat nasi kuning, setelah saya bikin waktu itu mas Surya ada shooting, agar bisa cukup untuk crew yang ada di lokasi akhirnya dapat ide dibungkuslah nasi itu kecil-kecil, inspirasinya dari nasi kucing angkringan size-nya. Jadi awalnya dari situ dan terus berkembang dalam waktu kurang lebih seminggu nongol semua tuh idenya mulai dari konsep, pemilihan nama, pemilihan menu-menunya maka jadilah Dapur Mama Thia resmi untuk akun twitter bisnis dengan produk bernama nasi kepel,” Thia menjelaskan tentang ide awal terbentuknya usaha kulinernya Dapur Mama Thia.

Selengkapnya dapat Anda baca di Majalah EXCELLENT edisi 41

 

Arra

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT