Highlight

Mewujudkan 10.000 Entrepreneur di Kota Padang

Bersama tim TV dan Majalah, Komunitas Wirausaha Excellent yang dipimpin oleh Ellies Sutrisna berangkat menuju Kota Padang. Didampingi Roy Darmawan (Kemenko Perekonomian RI), pukul 8.20 pesawat telah lepas landas, sedang di Kota Padang sendiri–Dewi Astuti, inisiator Rumah Hijau Alyana tel

Mewujudkan 10.000 Entrepreneur di Kota Padang

ah menanti.

Rumah Hijau Alyana sendiri adalah sebuah komunitas yang memberdayakan ekonomi perempuan berbasis sampah. Dikepalai oleh Dewi, Rumah Hijau Alyana telah berjalan selama satu tahun dan memberi dampak sedikitnya gairah bagi masyarakat Kota Padang–khususnya perempuan.

Ide membuat komunitas ini berawal dari keinginannya memberdayakan para ibu dengan mengolah sampah sebagai medianya. “Ya, supaya sampah yang tadinya menjijikkan dan tidak memiliki mutu, bisa memberi nilai tambah dalam meningkatkan ekonomi mereka.” Katanya sambil menunjukkan beberapa benda yang telah mereka kreasi.

Di hari jadinya yang setahun, dengan bermaksud membagi ilmu pengetahuan–Rumah Hijau Alyana–bersama dengan Ellies Sutrisna, seorang bussines coach bersertifikat Brian Tracy’s FocalPoint Coaching ini mempromosikan dirinya dalam mewujudkan program Wali Kota Padang untuk membangun 10.000 entrepreneur muda di Kotanya.

Senin itu, Rumah Hijau Alyana, yang memang sudah mempersiapkan kunjungan ini–mula-mula mengajak tim Excellent ke outlet Randang Ikaboga, sebuah outlet penjual souvenir di bilangan A. Yani no. 53. Di sana mereka dihidangi pertemuan dengan Wali Kota Padang–Mahyeldi Ansharullah, perwakilan Dinas Pendidikan, para pengusaha perempuan, dan mahasiswa.

Perbincangan siang itupun berlangsung menarik. Dewi, yang secara natural bertindak sebagai moderator memperkenalkan Coach Ellies dan Roy. Langsung menohok pada pokok tujuan kedatangan mereka, Dewi secara terus terang kepada Wali Kota untuk meningkatkan Green Economy dalam program Mewujudkan 10.000 Entepreneur di Kota Padang.

Dengan antusias, Wali Kota mengawalinya dengan mengucap selamat ‘hari jadi’ bagi Rumah Hijau Alyana. Ia memaparkan program Kota Padang yang telah berhasil dilaksanakan, baik yang bersifat nasional maupun internasional. Tak lupa ia menyinggung perihal pentingnya olahan sampah menjadi barang multiguna dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. “Saat ini sudah menjadi trend, kita melakukan perubahan terhadap bumi tercinta,” Kata Wali Kota yang terlihat sangat santun tersebut.

“Penting menyadari potensi pemuda bangsa ini, mengoptimalkannya, sehingga memberi dampak posiitif pada kita. Tentu mereka mesti dikanalisasi dan diberi pembekalan. Pertama, dengan pemahaman, kemudian  pelatihan, dan selanjutnya diberikan ‘panggung’ untuk berkeasi. Ya, di antaranya adalah kewirahusaan.” Tambahnya.

Semangat siang itu muncul tatkala Couch ElliesSutrisna. Menurut Founder Komunitas Kewirausahaan Excellen itu, produk adalah satu hallain–untuk memajukan sebuah bangsapemuda mesti dilengkapioleh bussines knowledge, sehingga produk rumahan bisa menjadi skala industri nasional, bahkan international. “Dibutuhkan kemampuan manajemen produksi, bagaimana mengelola bisnis, dan bagaimana memasarkannya.” Kata Ellies bersemangat. Tentu,sebagai business coach berpengalaman, Ellies Sutrisna akan berusaha mewujudkan cita-cita 10.000 entrepreuner itu.  

Pendapat Roy Darmawandalam pertemuan itu tak kalah menarik. Pembahasannya lebih meruncing pada etos berwirausaha. Ia menganggap bahwa terdapat mitos-mitos berwirausaha yang mesti ditinggalkan benak masyarakat.Baginya usia sama sekali tidak menghambatseseorangberwirausaha, kesuksesan berwirausaha tak dipengaruhi faktor kesukuan, begitupun tinggi-rendahnya pendidikan seseorang, bukanlah faktor penyebab seseorang mundur dari berwirausaha. “Yang terpenting saat ini adalah mematahkan semua mitos ini dengan upaya yang sistematis, strategis–sistemik, sehingga entrepreneur mindset terbangun dan menjadi keyakinan bahwa kewirus merupakan jalan hidup.” Kata Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan sendiri menyatakan bahwa Dinas koperasi UMKM merupakan program unggulan. Oleh karena itu, dalam proses perjalanannya ke depan, bagaimana kita mendorong dan membangkitkan semua lini, mempersiapkan tim pendamping untuk memfasilitasi dan menjembatani kegiatan ini. Selain untuk mendukung program “Membangun 10.000 Entrepreneur,” Ellies Sutrisna bermaksud menyemarakkan semangat berwirausahadi kampus Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang. (Wishu Muhamad)

admin

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT