Highlight

Seminar Kewirausahaan Berbasis Pengelolaan Sampah Universitas Negeri Padang

Dalam rangka mengawal program kerja Wali Kota Padang dalam menciptakan 10.000 entrepreneur Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Seminar Kewirausahaan Berbasis Pengelolaan Sampah dengan tema “Soc

Seminar Kewirausahaan Berbasis Pengelolaan Sampah Universitas Negeri Padang

ial Youngpreneur in Digital Era Lets Change or Die”. (25/08)  

Seminar ini bermaksud menggalakkan wirausahawan muda dalam merespon pengelolaan berbasis sampah dengan Rumah Hijau Alyana sebagai mediatornya. Hal tersebut dibuktikan oleh dukungan dari berbagai instansi yang hadir kala itu.

Berlangsung di Auditorium Professor Kamaludin lt. 4, seminar Kewirausahaan yang setiap tahun rutin diadakan oleh Fakultas Ekonomi ini menghadirkan 4 pembicara di antaranya Roy Darmawan (Ketua Dewan Asean Youthpreneur Community), Dewi Astuti (Inisiator Rumah Hijau Alyana), Ellies Sutrisna (Business Coach, CEO & Founder Excellent Group), dan Agung P. Murdanoto (CEO PT. Mitra Kerinci, PT Rajawali Nusantara Indonesia Group).

Acara dibuka oleh perwakilan rektor, Dr. Indang Dewata, M. Si, selaku Ketua Pusat Penelitian Lingkungan Universitas Negeri Padang. Selanjutnya, sambutan dilanjutkan oleh Dekan Fakultas Ekonomi Prof. Dr. Yunia Wardi, Drs, M.Si. Dalam wicaranya, Indang dan Wardi menyampaikan sukacitanya atas terselenggaranya seminar ini, keduanya pun menyampaikan dukungannya terhadap Rumah Hijau Alyana dalam meregulasi sampah menjadi nilai yang memberi manfaat, terutama dari segi kerja sosial dan ekonomi masyarakat.

Sambutan Wali Kota Padang diwakili oleh Dr. H. Edi Hasymi M. Si, Ketua Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah. Edi berpendapat bahwa permasalahan sampah ini adalah masalah nasional. Menurut Edi, khusus di Kota Padang sendiri terdapat 600 ton sampah dari mulai a-z. Hanya 30-40% yang dapat diangkut, sisanya tersebar di sungai, selokan, dan laut. Masih menurut Edi, tahun ini pemerintah kota padang berencana membentuk 1.000 kader untuk menaggulangi sampah.

Keynote speech dihantarkan oleh Dr. H. Hamdan selaku perwakilan dari Direktur Ekonomi Kreatif, Kementrian Koordinator, Kemerntrian RI. Dalam pengantar munuju diskusi itu, Hamdan menyampaikan riset dan peran pemerintah dalam ekosistem ekonomi Indonesia.

“Indonesia berada di peringkat ke-37 dari 39 negara. Ini bukan merupakan prestasi. Tapi saya yakin, kewirausahaan, merupakan sarana paling efektif untuk menyongsong era baru ekonomi ini,” tukas Hamdan.    

Auditorium berkapasitas 550 orang ini menampung sekitar 800-an peserta seminar pagi itu. Alhasil, ruang tersebut penuh sesak. Namun demikian, padatnya ruangan ini tidak mengganggu jalannya acara. Antusiasme mahasiswa terhadap acara ini dibuktikan oleh heningnya ruangan ketika para pemateri sedang berbicara di depan.

Selain pemaparan dari seluruh pembicara, pada akhir seminar, Rumah Hijau Alyana memberikan doorprize bagi peserta dengan cara mencomot nomor undian pendaftaran. 10 peserta mendapatkan kaos sponsor serta gratis mengikuti pelatihan pengelolaan sampah bersama Rumah Hijau Alyana. Uniknya, administrasi pendaftaran seminar ini tidak berbayar uang, melainkan sampah. 

admin

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT