Highlight

Peluang Bisnis dan Investasi Pasca Krisis di Era Pemulihan

Komunitas Billionaire Mindset menggelar kopdar (kopi darat) di Mie HCM Plaza Semanggi lantai 3A  (30/08). Kegiatan Kopdar dengan penyajian seminar, fellowship, konsumsi dan berjejaring ini rutin diadakan setiap hari Selasa dan telah berlangsung sejak Ag

Peluang Bisnis dan Investasi Pasca Krisis di Era Pemulihan

ustus 2015 tahun lalu. Digagas oleh Frans Budi Pranata dan Anton Thedy, serta diketuai oleh Dahnil Hwang ––Komunitas Billionaire Mindset  ini memiliki visi menjadikan 1 juta billionaire  baru di Indonesia. Mereka memiliki motto “Banyak Memberi, Banyak Menerima, dan Inspiring People.

Seperti hari Selasa kemarin––acara dimulai pukul 06.00 petang, sementara di luar hujan deras dan macet. Peserta yang diperkirakan hadir 90 orang akhirnya menyusut menjadi sekitar 50 orang. Namun tanpa kehilangan gairah, hadirnya special performance dari permainan saxophone Markov Sembel, dan hiburan sulap dari Alma Januar Putra menambah kemeriahan acara kopdar ini. Tentu, hal yang paling penting adalah hadirnya Prof. Roy Sembel sebagai pembicara.

Tema yang diusung oleh Prof. Roy, begitu beliau disapa, adalah “Peluang Bisnis dan Investasi Pasca Krisis di Era Pemulihan”. Dekan IPMI International Business School  ini memaparkan beberapa poin materi petang itu, di antaranya peluang bisnis terbaik di masa krisis, investasi terbaik di masa krisis, cara mengubah Rp. 1 juta menjadi Rp. 1, 5 Milyar, prospek bisnis dan investasi di Indonesia, bulan baik dan buruk untuk berinvestasi saham dan terakhir tips praktis meningkatkan saham menjadi berlipat ganda. 

“Kebanyakan orang takut berinvestasi jangka panjang, padahal segala sesuatunya tergantung analisis yang kita lakukan. Apakah kita memilih pilihan yang tepat, atau yang kurang tepat. Bagaimana cara berinvestasi inflasi, cara menghitung inflasi setiap tahun, kapan waktu yang paling tepat untuk berinvestasi?” kata Prof. Roy

Prof. Roy pun menghadirkan riset rata-rata return bulanan IHSG 1984-2016. Di sana tercatat bahwa bulan yang paling buruk untuk melakukan investasi adalah Agustus, mendapatkan nilai -1,43 %, berbeda sedikit selisih dengan September yang mendapat point -1,24 %. Sementara itu, bulan terbaik untuk melakukan saham adalah bulan desember dengan posisi point tertinggi 6,65 %.

Menurut Thomas Sugiarto, salah satu Dewan Pembina Komunitas Billionaire Mindset yang hadir sore itu, materi yang disampaikan Prof. Roy sangatlah penting untuk membantu cara berpikir cerdik dan kreatif dalam menemukan peluang bisnis di waktu yang sangat kritis.

“Materi ini menginspirasi untuk membangun mindset  orang agar berani ambil resiko. lihat kan tadi mengambil keputusan dalam investasi saham itu bagaimana? kebanyakan masyarakat kurang memiliki melihat peluang jangka panjang menyangkut inflasi. Tahu-tahu dalam 17 tahun ke depan inflasi yang tadinya 10% menjadi 17 kali lipat,” papar Thomas ketika dimintai pendapat pasca kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Yanni Lie Hoa, Public Relation dari Komunitas Billionaire Mindset ini menambahkan bahwa ke depannya ia berharap, kegiatan kopdar rutin ini dapat membawa dampak yang lebih positif kepada seluruh anggota serta dapat mengajak masyarakat umum lainnya untuk bergabung, dan menjadi bagian dari 1.000.000 Billionaire  baru di Indonesia. (Wishu Muhamad/ Majalah Excellent)

admin

Artikel Lainnya

artikel

Nukegraphic - Web Design and Development
Komunitas Excellent
Seminar Excellent
Coach Ellies
twitter Excellent
Facebook EXCELLENT BUSINESS MAGZ
Scanie
TV Excellent
Excellent mall
BEST RAJA AMPAT